Pendekatan Konsep dan Proses


Sumber: unsplash.com/photos/s9CC2SKySJM

Pendekatan pembelajaran ialah cara pandang yang digunakan pendidik untuk menciptakan suasana pembelajaran yang memungkinkan terjadinya proses pembelajaran, sehingga kompetensi yang ditentukan dapat tercapai. Di dalamnya mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan menempatkan metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Pembelajaran terbagi ke dalam dua jenis pendekatan secara umum, antara lain pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered approach) dan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered approach).

Salah satu macam pendekatan pembelajaran ialah pendekatan konsep. Pendekatan konsep ialah pendekatan yang mengarahkan peserta didik untuk menguasai konsep secara benar (mastery of concept) dengan tujuan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam berpikir dan bernalar di kemudian hari. Konsep sendiri dapat didefinisikan sebagai klasifikasi perangsang yang memiliki ciri-ciri tertentu yang sama. Ini adalah struktur mental yang diperoleh dari observasi dan pengalaman.

Pendekatan konsep juga diartikan sebagai sebuah pendekatan pembelajaran yang menyajikan konsep secara langsung, tanpa memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengilhami bagaimana konsep itu didapat. Pembelajaran dengan memakai pendekatan konsep artinya siswa dituntun memahami sebuah bahasan lewat pemahaman konsep yang terkandung di dalamnya dengan sejumlah metode. Dalam proses pembelajaran tersebut, yang menjadi fokus utama adalah penguasaan konsep dan subkonsep.

Contoh pendekatan konsep adalah sebagai berikut.

Dalam suatu pembelajaran, guru akan mengajarkan materi tentang “persamaan lingkaran yang berpusat di O(0,0)". Pada awal pembelajaran, guru memberikan konsep dasar tentang rumus persamaan lingkaran yang berpusat di O(0,0), yaitu x² + y² = r². Siswa tidak diberikan penjelasan atau proses perolehan rumus tersebut. Guru langsung memberikan konsep dasarnya saja.

Selain pendekatan konsep, ada juga pendekatan proses. Pendekatan proses didefinisikan sebagai pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengilhami langkah-langkah penyusunan atau penemuan suatu konsep sebagai suatu keterampilan. Proses sendiri diartikan sebagai runtunan perubahan (peristiwa) dalam perkembangan sesuatu. Pada pendekatan ini, peserta didik diharapkan benar-benar menguasai proses. Ini penting untuk melatih dan mengembangkan psikomotor serta daya pikir siswa.

Tujuan paling penting dalam pembelajaran menggunakan pendekatan ini adalah mengembangkan kemampuan siswa dalam keterampilan berproses: mengamati, menduga, merencanakan, menerjemahkan, dan mengomunikasikan. Siswa harus bisa mengilustrasikan, memodelkan, dan melakukan eksperimen. Evaluasi pembelajaran yang dinilai ialah proses yang mencakup keuletan, ketelitian, keakuratan, kebenaran cara kerja, dan lain-lain.

Contoh pendekatan proses adalah sebagai berikut.

Dalam suatu pembelajaran guru akan mengajarkan materi tentang “Teorema Phytagoras”. Pada awal pembelajaran, guru memberikan rumus Teorema Phytagoras, yaitu a² + b² = c². Kemudian siswa diminta untuk menemukan proses perolehan rumus tersebut.

Referensi

  • gurupengajar.com/pendekatan-pembelajaran.html
  • kbbi.web.id/proses
  • jouleemath.wordpress.com/2013/01/19/a-pendekatan-konsep-dan-pendekatan-proses-dalam-pembelajaran-matematika-2/ 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pendekatan Konsep dan Proses"

Posting Komentar